Beranda » Rekayasa Lalu Lintas Berbasis Data, Peran Command Center KM 29 dan ETLE dalam Menekan Angka Kecelakaan

Rekayasa Lalu Lintas Berbasis Data, Peran Command Center KM 29 dan ETLE dalam Menekan Angka Kecelakaan

by christine natalia
0 comment
Rekayasa Lalu Lintas Berbasis Data, Peran Command Center KM 29 dan ETLE dalam Menekan Angka Kecelakaan

Di balik setiap kebijakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan di jalan tol maupun arteri nasional, terdapat proses analisis data yang berjalan secara berkelanjutan. Korlantas Polri menempatkan data sebagai fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pengaturan arus kendaraan, terutama saat periode dengan mobilitas tinggi seperti arus mudik dan libur panjang nasional.

Di bawah kepemimpinan Agus Suryonugroho, Korlantas Polri mendorong pendekatan berbasis data tanpa mengesampingkan peran petugas di lapangan. Ia menegaskan bahwa teknologi berfungsi sebagai alat bantu untuk mempercepat respons dan meningkatkan akurasi keputusan operasional.

Menurutnya, teknologi memungkinkan petugas mengambil keputusan secara lebih cepat dan tepat. Namun demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan manusia yang memahami dinamika sosial serta kondisi faktual di lapangan.

Command Center KM 29 Jadi Pusat Kendali Nasional

Salah satu pilar utama pengelolaan lalu lintas berbasis data adalah Korlantas Polri melalui Command Center KM 29. Pusat kendali ini berfungsi sebagai simpul integrasi berbagai sistem pemantauan, termasuk ribuan kamera CCTV, sensor lalu lintas, serta laporan lapangan yang terhubung secara real-time.

banner

Di ruang kendali tersebut, petugas menganalisis arus kendaraan, tingkat kepadatan, hingga potensi gangguan seperti kecelakaan atau hambatan lalu lintas. Informasi yang terkumpul kemudian diolah menjadi rekomendasi tindakan, seperti penerapan contraflow, sistem satu arah (one way), atau pengalihan arus di titik tertentu.

Selain itu, Command Center KM 29 juga menjadi pusat koordinasi dengan berbagai instansi terkait. Integrasi ini memperkuat respons terpadu saat terjadi lonjakan kendaraan atau insiden darurat. Dengan demikian, negara diharapkan dapat hadir sebelum kepadatan mencapai puncaknya.

Data Operasional dan Penurunan Kecelakaan

Pendekatan berbasis analisis data menunjukkan hasil yang terukur. Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026, Korlantas mencatat penurunan signifikan pada sejumlah indikator utama. Jumlah kejadian kecelakaan turun sekitar 34,96 persen. Korban meninggal dunia menurun hingga lebih dari 51 persen. Sementara itu, korban luka berat berkurang lebih dari 23 persen.

Penurunan tersebut bukan terjadi secara kebetulan. Tim analisis memetakan titik rawan kecelakaan berdasarkan data historis. Mereka juga mengidentifikasi waktu rawan serta jenis pelanggaran yang paling dominan. Hasil pemetaan ini kemudian menjadi dasar penempatan personel, peningkatan patroli preventif, serta kampanye edukasi yang lebih terarah.

Korlantas menilai setiap angka dalam statistik kecelakaan merepresentasikan keselamatan manusia. Oleh karena itu, setiap kebijakan harus berlandaskan data yang akurat dan terverifikasi.

Contraflow dan One Way Berbasis Evaluasi

Implementasi sistem contraflow dan one way saat arus mudik Lebaran 2025 menjadi contoh konkret penerapan analisis data dalam pengambilan keputusan. Evaluasi Korlantas menunjukkan bahwa angka kecelakaan selama periode mudik 2025 turun sekitar 34,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun volume kendaraan meningkat signifikan.

Keputusan tersebut diambil setelah tim Command Center KM 29 menganalisis volume lalu lintas harian, pola kepadatan historis, serta proyeksi pergerakan kendaraan. Rekayasa lalu lintas tidak diberlakukan secara spontan. Sebaliknya, kebijakan diterapkan berdasarkan simulasi dan kalkulasi risiko agar tidak menimbulkan kepadatan baru di titik lain.

Pendekatan ilmiah ini dinilai penting mengingat mobilitas masyarakat terus meningkat setiap tahun. Dengan dukungan data, kebijakan pengaturan arus dapat disesuaikan secara dinamis mengikuti kondisi aktual di lapangan.

ETLE dan Drone Presisi Perkuat Penegakan Hukum

Selain pengaturan arus, Korlantas juga memperkuat penegakan hukum melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Sistem ini merekam pelanggaran lalu lintas secara elektronik dan objektif.

Pengembangan ETLE Drone Patrol Presisi menambah dimensi baru dalam pengawasan. Melalui pemantauan udara secara real-time, petugas dapat mendeteksi pelanggaran di titik yang sulit dijangkau pengawasan konvensional. Data pelanggaran yang terkumpul kemudian dianalisis untuk menentukan pendekatan penindakan maupun edukasi.

Meski demikian, Korlantas menekankan bahwa teknologi tersebut tidak menggantikan petugas. Aparat tetap menjadi aktor utama dalam menilai situasi dan mengambil keputusan berdasarkan konteks lapangan.

Tren Nasional dan Proyeksi Mobilitas 2026

Data kepolisian menunjukkan tren penurunan kecelakaan secara nasional. Jumlah kasus tercatat turun dari 150.096 kasus pada 2024 menjadi 141.608 kasus pada 2025. Korban meninggal dunia juga mengalami penurunan hampir 20 persen.

Tren ini memperlihatkan bahwa pengelolaan lalu lintas berbasis data memberi dampak sistemik. Strategi preventif yang dirancang berdasarkan analisis statistik membantu menekan risiko kecelakaan di berbagai wilayah.

Menjelang Operasi Ketupat 2026, proyeksi pergerakan masyarakat diperkirakan melampaui 140 juta orang. Angka tersebut menuntut kesiapan yang lebih matang. Command Center KM 29 diproyeksikan kembali menjadi pusat simulasi dan perhitungan skenario pengamanan arus.

Integrasi data dengan operator jalan tol dan instansi transportasi lainnya memperkuat koordinasi nasional. Setiap keputusan rekayasa arus akan mempertimbangkan volume kendaraan, pola perjalanan tahunan, serta potensi titik kritis.

Pada akhirnya, tujuan utama kebijakan berbasis data ini adalah menekan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Teknologi memberikan kecepatan dan presisi. Namun keputusan tetap berada pada manusia yang bertugas memastikan keselamatan publik di jalan raya.

You may also like

Leave a Comment

Soledad is the Best Newspaper and Magazine WordPress Theme with tons of options and demos ready to import. This theme is perfect for blogs and excellent for online stores, news, magazine or review sites.

Buy Soledad now!

Edtior's Picks

Latest Articles

u00a92022u00a0Soledad.u00a0All Right Reserved. Designed and Developed byu00a0Penci Design.