Beranda » Airlangga Tawarkan Program Prioritas Prabowo ke Investor Rusia

Airlangga Tawarkan Program Prioritas Prabowo ke Investor Rusia

by christine natalia
0 comment
Airlangga Tawarkan Program Prioritas Prabowo ke Investor Rusia

Indoglobal.com – Pemerintah Indonesia terus membuka peluang kerja sama strategis di tengah dinamika ekonomi global. Dalam forum bisnis antara Indonesia dan Rusia yang digelar di Jakarta Selatan, Senin (14/4/2025), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan sejumlah program prioritas pemerintahan mendatang di bawah kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto kepada para pelaku usaha asal Rusia.

Di hadapan audiens forum bertajuk The Russia-Indonesia Business Forum, Airlangga menyoroti tiga program utama yang menjadi fokus nasional. Ketiga program tersebut meliputi penyediaan makan bergizi gratis bagi seluruh pelajar, swasembada pangan, serta ketahanan energi.

“Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, ketiga hal ini menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Pemerintah berkomitmen menjamin ketersediaan pangan dan energi yang memadai. Karena itu, kami membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra internasional, termasuk Rusia,” ungkapnya dalam forum tersebut.

Ia menambahkan, Indonesia siap mendorong realisasi proyek-proyek besar yang dapat merangsang pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, program prioritas makan bergizi gratis akan berdampak langsung terhadap kualitas generasi muda, sedangkan swasembada pangan dan energi menjadi fondasi dalam menghadapi tantangan global ke depan.

banner

Selain program strategis tersebut, Airlangga juga memaparkan kebutuhan investasi Indonesia dalam lima tahun ke depan. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8% dan membutuhkan investasi sekitar US$ 800 miliar atau setara Rp 13.360 triliun (dengan asumsi kurs Rp 16.700 per dolar AS) untuk mencapainya.

Sektor hilirisasi menjadi andalan dalam upaya mencapai target tersebut. Pemerintah berfokus tidak hanya pada mineral kritis seperti nikel dan bauksit, tetapi juga memperluas ke sektor pertanian, termasuk pengolahan minyak kelapa sawit. Produk-produk mentah yang selama ini diekspor akan lebih dulu diproses di dalam negeri guna menciptakan nilai tambah.

Untuk mendukung iklim investasi, Airlangga turut memperkenalkan sejumlah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Setiap KEK dirancang dengan spesialisasi tertentu yang disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing.

“Sumatera memiliki potensi besar di sektor kelapa sawit, Kalimantan fokus pada tambang batu bara dan perkebunan, sedangkan wilayah timur seperti Sulawesi dan Papua unggul dalam pengolahan mineral seperti nikel, tembaga, dan emas,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, James Riady, menyampaikan pandangannya terkait kerja sama antara kedua negara. Ia menilai hubungan bilateral Indonesia dan Rusia cukup baik, namun masih terdapat ruang untuk memperkuat kerja sama bisnis.

Menurut James, pelaku usaha Indonesia perlu lebih aktif menjalin komunikasi dan membangun kemitraan dengan pengusaha Rusia. Ia juga menekankan pentingnya memperluas keterlibatan sektor swasta melalui pertemuan bisnis langsung antarperusahaan atau Business to Business (B2B).

“Kami akan berupaya memfasilitasi lebih banyak interaksi antar pelaku usaha dari kedua negara agar potensi kerja sama yang ada bisa dioptimalkan,” tutupnya.

You may also like

Leave a Comment

Soledad is the Best Newspaper and Magazine WordPress Theme with tons of options and demos ready to import. This theme is perfect for blogs and excellent for online stores, news, magazine or review sites.

Buy Soledad now!

Edtior's Picks

Latest Articles

u00a92022u00a0Soledad.u00a0All Right Reserved. Designed and Developed byu00a0Penci Design.