Beranda » Sedikitnya 31 Warga Tewas Akibat Serangan Dekat Pusat Bantuan di Gaza Selatan

Sedikitnya 31 Warga Tewas Akibat Serangan Dekat Pusat Bantuan di Gaza Selatan

by christine natalia
0 comment
Serangan Israel Dekat Titik Bantuan di Gaza, Korban Tewas Capai 31 Orang

Indo2global.com – Sedikitnya 31 warga Palestina dilaporkan tewas dan puluhan lainnya mengalami luka serius dalam serangan yang terjadi pada Minggu (1/6) pagi di dekat pusat distribusi bantuan Gaza Selatan. Insiden ini terjadi saat ribuan warga tengah berkumpul untuk menerima bantuan, menurut laporan dari otoritas kesehatan di Gaza.

Serangan terjadi di tengah situasi yang semakin memburuk di wilayah tersebut. Sejumlah sumber di Gaza menyebutkan bahwa sebagian besar korban mengalami luka di bagian tubuh atas. Pihak medis memperingatkan jumlah korban jiwa dapat terus bertambah, mengingat banyaknya korban luka yang berada dalam kondisi kritis.

Direktur Organisasi Bantuan Medis di Gaza, Mohammed Abu Afash, menyatakan bahwa tim penyelamat menghadapi hambatan serius untuk menjangkau lokasi kejadian. “Ambulans kesulitan menembus area serangan karena aktivitas militer Israel masih berlangsung,” ujarnya.

Menurut beberapa saksi mata, ledakan dan tembakan terdengar bersahut-sahutan sejak dini hari. Ribuan warga disebut telah berkumpul sejak pagi untuk mendapatkan bantuan yang terbatas. Serangan pusat bantuan Gaza ini pun menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat yang bergantung pada distribusi bantuan untuk kebutuhan dasar.

banner

Kantor media pemerintah Gaza yang dikelola oleh Hamas menyatakan bahwa lokasi distribusi tersebut berada dalam koordinasi dengan perusahaan gabungan Amerika-Israel dan berada di bawah pengawasan militer Israel. Mereka menuding serangan ini sebagai bagian dari pola yang terus berulang terhadap titik distribusi bantuan kemanusiaan.

Di sisi lain, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam pernyataannya menyebut bahwa mereka belum mengetahui adanya korban akibat tembakan yang dilepaskan pasukan mereka di area distribusi bantuan tersebut. Pihak militer menyatakan bahwa insiden tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Media setempat di Israel mengutip pernyataan sumber militer yang menyebut bahwa operasi militer di Rafah bertujuan menargetkan elemen-elemen yang diduga terlibat dalam aktivitas teroris. Namun, tidak dijelaskan secara rinci mengenai keterkaitan target tersebut dengan lokasi distribusi bantuan.

Sejak 2 Maret lalu, Israel telah menutup sebagian besar jalur masuk bantuan ke Gaza, yang kemudian dibuka kembali secara terbatas mulai 22 Mei. Pembatasan ini disebut telah memperparah krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

Israel melanjutkan operasi militernya di Gaza sejak 18 Maret, menyusul berakhirnya gencatan senjata dua bulan antara Israel dan Hamas. Menurut data terbaru otoritas kesehatan Gaza, sejak operasi militer dilanjutkan, setidaknya 4.149 warga Palestina telah meninggal dunia dan 12.149 lainnya mengalami luka-luka.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda meredanya kekerasan, sementara masyarakat sipil di Gaza terus menjadi korban dalam konflik yang berlarut-larut ini. Komunitas internasional menyerukan perlindungan bagi warga sipil serta akses kemanusiaan yang lebih luas untuk mencegah krisis yang lebih besar.

You may also like

Leave a Comment

Soledad is the Best Newspaper and Magazine WordPress Theme with tons of options and demos ready to import. This theme is perfect for blogs and excellent for online stores, news, magazine or review sites.

Buy Soledad now!

Edtior's Picks

Latest Articles

u00a92022u00a0Soledad.u00a0All Right Reserved. Designed and Developed byu00a0Penci Design.